L
APORAN
KEGIATAN BIMBEL DI SEKOLAH DASAR KATHOLIK NOTRE DAME DALAM PENERAPAN
MATA KULIAH
CHARACTER BUILDING BERSAMA
TEACH FOR INDONESIA
CHARACTER BUILDING BERSAMA
TEACH FOR INDONESIA
Nama
Kelompok:
I
Gusti Bagus Agung Oka(1901469315)
Gagas
Reka Baswara (1901470033)
Kevin
Paramarta (1901468565)
Kevin
(1901473092)
Nicolas
Ryan (1901467505)
Yulian
(1901461035)
UNIVERSITAS
BINA NUSANTARA
TAHUN
2016
BAB
I
AWAL
AWAL
Kelas
: LC33 Dosen : Adie Erar Yusuf (D4664)
Waktu : Senin, 4 April 2016
Pukul : 07.00 – 08.10 (2 jam pelajaran)
Lokasi : SD Katholik Notre Dame, Jalan Puri Kembang Barat Raya Blok M
Waktu : Senin, 4 April 2016
Pukul : 07.00 – 08.10 (2 jam pelajaran)
Lokasi : SD Katholik Notre Dame, Jalan Puri Kembang Barat Raya Blok M
Puri
Indah Jakarta Barat, 11610 DKI Jakarta.
Tim
yang hadir :
Ketua
:
I Gusti Bagus Agung Oka (1901469315)
Anggota
:
-
I Gusti Bagus Agung Oka(1901469315)
-
Gagas Reka Baswara (1901470033)
-
Kevin Paramarta (1901468565)
-
Kevin (1901473092)
-
Nicolas Ryan (1901467505)
-
Yulian (1901461035)
Tim
yang tidak hadir: -
BAB
II
ISI
ISI
-
Teori yang Diajarkan di Kelas
Kelompok
kami terdiri dari 6 orang, kemudian dibagi lagi menjadi 3 kelompok.
Kami mendapatkan kelas 3-A,
4-A
dan 6.
Kelas 3-A
dibawakan oleh Kevin
dan Kevin Paramarta. Kelas 4-A dibawakan oleh Nicolas Ryan dan
Yulian. Kelas 6 dibawakan oleh I Gusti Bagus Agung Oka dan Gagas Reka
Baswara.
Di
kelas 3-A,
mata pelajaran yang telah diajarkan kepada murid kelas 3
SD ini adalah
Matematika.
Di
kelas 4-A
adalah mata pelajaran Ilmu
Pengetahuan Sosial.
Di kelas 6, mata pelajaran yang telah diajarkan kepada murid kelas 6
SD ini adalah Olahraga. Pelajaran Matematika yang kami ajarkan adalah
mengenai sudut. Kami mengajar mengenai sudut. Kami
memberikan contoh perhitungannya, kemudian kami memberikan beberapa
soal sebagai tugas. Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial yang kami
ajarkan adalah mengenai teknologi produksi, transportasi, dan
komunikasi. Kami menjelaskan apa itu produksi, transportasi, dan
komunikasi. Kami juga memberikan soal yang ada di buku cetak.
Pelajaran Olahraga yang kami ajarkan adalah mengenai senam. Kami
memperagakan bagaimana senam yang baik dan benar. Kami juga mengajak
siswa-siswi untuk mengikuti gerakan kami.
-
Persiapan yang Kita Lakukan Agar Kegiatan Dapat Terlaksana
Kami
tiba di sekolah pukul 06.25
WIB. Persiapan yang kita lakukan adalah kelompok kami berdiskusi
dengan guru pembimbing di perpustakaan SD Notre Dame. Kemudian kami
diberitahu oleh guru pembimbing dimana kelas yang akan kita bimbing.
Di tempat itu juga kami belajar apa saja materi yang akan diajarkan
kepada murid. Pembelajaran yang kami berikan cukup santai, hal ini
bertujuan agar murid dapat menerima pelajaran dan materi secara
mudah, dan juga agar murid dapat mempersiapkan pelajaran selanjutnya
dengan pikiran yang jernih.
-
Metode Pengajaran dan Hal Positif / Hal Kurang Baik
Metode
pengajaran yang kami bawakan kepada murid berbentuk classroom. Ada
beberapa hal positif dan hal yang masih kurang baik yang kami dapat,
diantaranya :
-
Hal positif dari metode classroom:
-
Murid cenderung santai karena cara kami membawa tidak bersifat kaku. Sehingga murid lebih mudah menerima materi yang kami ajarkan.
-
Murid bersama-sama dapat berdiskusi untuk mengerjakan soal yang kami bawakan.
-
-
Hal yang masih kurang baik dari metode classroom:
-
Pengukuran Kinerja dari Narasumber
Karena
kami mengajar di kelas tanpa pengawasan dari guru, maka tidak ada
guru yang menilai. Setelah itu dari guru kami mengatakan karena ada
seorang yang tidak masuk, maka kegiatan ini kurang maksimal.
BAB
III
PENUTUP
PENUTUP
-
Hasil Kegiatan
Dari
masing-masing kelas, murid dapat mengikuti pelajaran dengan cukup
baik.
Sebagian
besar bisa mengikuti pelajaran dan beberapa murid ada yang sudah
lebih pintar di antara anak seusianya.
-
Kesimpulan tiap kegiatan
Dari
hasil kesimpulan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan
kami dalam mengajar di sekolah.
Masalah seperti ada siswa yang belum mengerti pelajaran dapat kami
atasi dengan materi yang kami berikan.
-
Perbaikan yang dilakukan selanjutnya
Selalu
datang tepat waktu dipertemuan berikutnya
dan lebih menguasai keadaan di kelas saat proses belajar mengajar.
-
Jumlah murid setiap kelas terdiri dari 20 murid.
-
Evaluasi
Dari
kelompok kami, kami telah mengevaluasi beberapa hal:
-
Evaluasi eksternal
Dari
pihak sekolah, tidak ada komentar yang diberikan mengenai pengajaran
kami, karena kami tidak dibimbing saat praktek sedang berlangsung.
Tetapi saat briefing, kami diingatkan untuk lebih mendekat dengan
anak-anak.
b.
Evaluasi internal
Dari kami yang hadir, semuanya menepati waktu yang telah ditentukan. Dalam lapangan, semua anggota tim telah menyampaikan dengan baik. Penerapan di lapangan juga sudah baik oleh semua anggota tim yang hadir. Untuk kesopanan dan perilaku kami juga sudah sesuai dengan yang diharapkan, seperti memakai kemeja, celana bahan, dan sepatu hitam.
Dari kami yang hadir, semuanya menepati waktu yang telah ditentukan. Dalam lapangan, semua anggota tim telah menyampaikan dengan baik. Penerapan di lapangan juga sudah baik oleh semua anggota tim yang hadir. Untuk kesopanan dan perilaku kami juga sudah sesuai dengan yang diharapkan, seperti memakai kemeja, celana bahan, dan sepatu hitam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar